Kasus Covid-19 di Medan Makin Tinggi, Begini Data Pertambahannya

Angka kasus Covid 19 di Kota Medan, Sumatera Utara meningkat tajam akhir akhir ini. Padahal, pemerintah pusat hingga daerah sibuk melakukan vaksinasi di berbagai tempat, khususnya di Kota Medan. Hingga Kamis 10 Februari 2022, angka kasus positif mencapai 374 kasus dengan total 50.130 kasus.

Angka sembuh meningkat 34 orang menjadi 47.350 dan angka meninggal meningkat 0 dengan total 920. Dalam beberapa hari terakhir, tren kasus di Medan memang terus melonjak naik. Pada Rabu 9 Februari peningkatan kasus sebanyak 326 kasus dan Selasa 8 Februari peningkatan kasus sebanyak 277 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah mengatakan hingga saat ini pihaknya terus mengejar target vaksinasi baik untuk dosis kedua maupun vaksin dosis ketiga atau booster. Taufik menuturkan hal ini seiring dengan munculnya varian Omicron yang dapat menular dengan cepat. "Berdasarkan data yang kita miliki hingga saat ini cakupan vaksinasi booster di kota Medan sudah mencapai 5.16 persen, kita terus mengejar percepatan vaksinasi booster ini agar herd immunity masyarakat terbentuk," kata Taufik, Rabu (9/2/2022).

Sementara untuk capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 93,44 persen, dan dosis kedua 76,56 persen. Taufik meminta warga kooperatif dalam pelaksanaan vaksinasi dan menaati protokol kesehatan yang ketat. "Kira akan terus mempercepat vaksinasi Covid 19 di Kota Medan, hal ini dilakukan untuk mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok) di masyarakat sebagai kunci utama mengendalikan penyebaran Covid 19 di Kota Medan," tuturnya.

Menurut Taufik, saat ini vaksinasi booster mulai disuntikkan kepada semua lapisan masyarakat baik petugas pelayanan publik, SDM kesehatan, dan masyarakat umum. "Dinas Kesehatan kota Medan juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan suntikan vaksinasi booster. Kelompok kelompok masyarakat apakah itu pekerja perusahaan ataupun komunitas masyarakat lainya dapat mengajukan permohonan vaksinasi booster ke Dinas Kesehatan Kota Medan," katanya. Taufik mengatakan usai dilakukan pengajuan dari perusahaan maupun komunitas, nantinya petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Medan akan turun langsung ke tempat tempat yang diajukan.

"Ini bentuk pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat, kita tidak hanya melakukan vaksinasi booster di faskes yang kita miliki saja, tetapi kita juga datang ke tempat tempat yang memungkinkan untuk dilakukan booster sesuai dengan yang di usulkan oleh kelompok masyarakat," ungkapnya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.